Latihan Sepanjang Masa

Training

Siapa siih yang suka mengalami proses penuaan? Sayangnya, seiring dengan aliran waktu, jam dalam tubuh kita akan mulai melambat.

Di masa muda, saya bisa sepedaan roadbike selama berjam-jam. Namun mulai dari lima tahun yang lalu saya mulai terkena sciatica, penjepitan akar saraf L5/S1. Saya baru menyadari hubungan antara sepedaan dan sciatica dari penelitian Dr. Stuart McGill yang bisa dibaca di Back Mechanics.

Bagi sebagian dari kita, masalah mulai muncul dari dengkul yang sakit ketika jalan jauh. Orang lain mungkin mulai merasa sakit di bahu sesudah sesi benchpress. Solusi yang paling mudah yaah berhenti latihan saja. Tapi jelas kekuatan anda akan mulai menyusut, disusul dengan mobilitas dan gaya hidup anda. Apakah ini sesuatu yang ingin anda alami di masa keemasan anda? Berikut adalah beberapa tips latihan untuk memastikan anda mampu mempertahankan kekuatan dan mobilitas anda lebih lanjut.

1. Latih Pola Gerakan, Bukan Otot Individu

Apabila anda melatih otot secara terpisah, anda melatih tubuh anda secara terpisah. Ini bisa menciptakan pembebanan tak berimbang, terutama di dengkul. Latihan pola gerakan akan melatih otot-otot untuk bekerja bersamaan. Contohnya adalah latihan squat yang melatih rantai pergerakan paha depan dan belakang dibanding dengan mesin yang sekedar melatih paha depan ketika anda meluruskan dengkul anda seperti gambar di atas. Latihan pola gerakan akan memungkinkan anda berlatih dengan cara yang tidak terlalu membebani persendian.

2. Latihan Tanpa Nyeri

Zaman dulu slogan “Kalo gag sakit, gag bakal efektif” siih boleh-boleh saja. Namun akan ada waktunya ketika kolagen sendi sudah banyak tergesek selama beberapa dasawarsa bergerak sembarangan dan tingkat pemulihan tubuh anda akan turun. Tidak ada pil ajaib yang akan bisa membalikkan aliran waktu. Bila anda masih berlatih dengan prinsip yang sama, anda hanya akan cedera.

Cara yang lebih baik adalah memastikan semua pola gerakan dilakukan dengan benar. Anda bisa membaca lebih lanjut mengenai latihan pola gerakan di Ultimate Back Fitness and Performance. Jadi ketika anda melakukan squat, kaki jangan menekuk kedalam, dll. Seperti kata Dr. McGill, “latihan tidak membuat sempurna, latihan membuat permanen!” Ada perbedaan antara pegal otot sesudah latihan dan pegal sendi ketika dan sesudah latihan. Yang satu itu baik dan yang lainnya itu buruk. Bila pelatih anda tidak bisa membedakan antara keduanya, anda perlu mencari pelatih yang lebih baik.

3. Gantian Cara Berlatih

Ini sesuati yang telah diketahui oleh powerlifter dan berbagai atlit kekuatan luar negri selama beberapa dasawarsa. Intinya bila anda melakukan latihan yang itu itu saja setiap hari, anda pasti lebih rentan cedera. Cara terbaik untuk mengurangi resiko cedera adalah dengan mengambil giliran metoda latihan. Mungkin selama beberapa minggu anda berlatih dengan kettlebell, lalu digilir dengan TRX, sebelum gantian dengan barbell.

4. Tingkatkan Frekuensi, Kurangi Intensitas

Ketika kita latihan, sesungguhnya kita sedang merusak jaringan otot. Tubuh kita lalu membangun kembali jaringan ini menjadi lebih kuat dari yang sebelumnya. Jadi seiring dengan waktu, kita bisa menjadi lebih kuat. Di hari muda kita, semakin jauh kita “merusak”, semakin jauh pula kita “membangun kembali”. Sayangnya, seiring dengan waktu, memampuan tubuh kita untuk “membangun kembali” akan menurun. Jadi apabila seseorang cukup latihan selama 2 jam, tiga kali seminggu di usia dua puluh tahunan untuk mempertahankan kekuatannya, dia mungkin perlu latihan 1 jam, enam kali dalam seminggu di usia lima puluh tahunan. Dan di usia delapan puluh tahunan, bisa setiap kali latihan cukup setengah jam saja, dua kali sehari di pagi dan sore. Dengan demikian, orang tersebut hanya akan sedikit “merusak” dan tidak akan membebani tingkat pemulihan tubuhnya.

Kesimpulan

Respon tubuh akan mulai lambat seiring dengan waktu. namun bukan berarti anda lantas menyerah dan mulai berjalan dengan tongkat atau bahkan kursi roda. Sebaliknya, anda perlu mengatur pola latihan anda dengan kondisi tubuh untuk memastikan anda akan mempertahankan kekuatan dan mobilitas anda tanpa merusak persendian.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *