Mana Yang Lebih Manjur? Kedelai, Casein Atau Whey?

Nutrition

Apabila anda berjalan dalam lorong suplemen di toko suplemen favorit anda, tentunya anda akan menemukan tiga macam suplemen protein yang paling umum, yaitu kedelai, whey, dan casein. ketiga-tiganya tentunya mengaku sebagai suplemen protein terbaik. Banyak orang vegetarian yang akan mengatakan bahwa Bill Pearl, jawara powerlifting dan binaraga juga seorang vegetarian. Yang jarang disebut itu kenyataan bahwa di era kejayaan Bill Pearl, dia banyak makan telur dan minum susu. Beberapa merek bahkan memutuskan untuk membuat ramuan dari ketiga jenis protein ini. Jadi sesungguhnya mana siih yang paling baik?

Penelitiannya

Para ilmuan dari Nothern Illinois University memutuskan untuk menyelesaikan debat ini dengan tuntas dengan menadakan studi dimana baik para penelitinya maupun subjeknya tidak tahu jenis protein yang dikonsumsi di setiap grup. Hanya kepala peneliti saja yang memegang kuncinya. Beberapa grup yang berbeda mengkonsumsi jenis protein yang berbeda dengan jadwal konsumsi yang berbeda relatif terhadap jadwal latihan mereka. Setiap grup diberi asupan protein antara 1.2 gr hingga 2 gram per Kg berat badan setiap hari.

Ini supaya tidak akan ada yang mengatakan bahwa protein A mendapat hasil yang lebih bagus dari protein B karena protein B perlu dikonsumsi sesudah kentut untuk hasil yang optimal, sedangkan dalam penelitian ini semua subjek hanya akan mengkonsumsi suplemen sebelum tidur. Studi ini sendiri dilakukan selama lebih dari dua bulan. Jadi protein C juga tidak bisa complain dengan alasan protein C baru ada hasilnya bila di konsumsi selama minimal 1 bulan tanpa berhenti.

Hasilnya

Yaah, namanya anak muda, latihan beban secara rutin dalam jangka panjang, jelas ada hasilnya. Ketia jenis protein ini semuanya dapat membantu pertumbuhan otot dan berat badan yang ramping ketika dikonsumsi sebelum maupun sesudah latihan. Namun khusus untuk peningkatan kekuatan, hanya suplemen whey protein saja yang memberikan hasil yang signifikan. Sedangkan untuk pertumbuhan otot ramping yang paling optimal, Whey dan Casein jauh lebih baik dibanding dengan protein kedelai.

Untuk waktu ideal dalam mengkonsumsi protein, casein dan kedelai lebih baik dikonsumsi sebelum latihan. Untuk Whey sendiri bisa dikonsumsi sebelum maupun sesudah latihan. Dan untuk hasil optimal, suplemen protein sebaiknya dikonsumsi seiring dengan glukosa untuk membantu penyerapan leusin di tubuh. Karena itu kami menggunakan ramuan optimal ini dalam Magnus Whey.

Jadi mana yang paling bagus? Apabila anda tidak bisa mengkonsumsi protein hewani karena alasan agama ataupun moral, jelas pilihannya itu protein kedelai. Namun bila fokus anda adalah performa dan kesehatan, maka bukti penelitian ini menunjukkan bahwa whey adalah pilihan utama.

2 thoughts on “Mana Yang Lebih Manjur? Kedelai, Casein Atau Whey?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *