5 Alasan mengapa Protein itu Penting untuk Diet

Others

Selama ini debat mengenai diet yang paling optimal itu biasanya antara mereka yang percaya akan diet rendah lemak – kaya karbohidrat dan yang percaya akan rendah lemak tinggi – tinggi karbohidrat. Anda mungkin sering melihat aneka ragam variasi dari ini seperti diet macan. Kali ini kita akan berfokus pada sesuatu yang jarang disebut, sesuatu yang justru sudah terbukti, yaitu protein.

1. Asupa Tinggi Protein Membuat Anda Lebih Kenyang

Metastudy yang dipublikasikan oleh Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics di tahun 2016 menunjukkan bahwa asupan protein diatas ambang minimum (0.8 gram / kg berat badan) akan membuat anda merasa lebih kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama. Dan semakin lama anda merasa kenyang, semakin sulit untuk digoda camilan. Tentu saja protein tambahan ini dalam bentuk suplemen cair, bukan satu mangkuk bakso.

2. Mencegah Kembalinya Lemak Sesudah Diet

Anda tentunya telah mendengar tentang diet yoyo dimana setelah anda berhasil mengurangi berat badan dengan diet kemungkinan besar semua berat ini akan kembali dalam jangka waktu lama. Untungnya para peneliti di University of Copenhagen, Denmark telah menemukan cara yang tepat untuk mencegah kembalinya lemak yang sudah anda singkirkan setelah diet. Tidak perlu pil ajaib, cukup meningkatkan persentase konsumsi protein anda. Contohnya makan siang nasi putihnya dikurangi dua sendok dan di tambah 1 butir telur rebus. Dengan ini anda bisa lebih mudah mempertahankan berat badan ideal yang anda telah dapatkan melalui diet.

3. Membantu Membakar Lemak Sambil Istirahat

Filosofi paling mendasar dari pengurangan berat badan itu adalah “yang keluar harus lebih banyak dari yang masuk.” Masalahnya adalah seberapa sering anda ke gym itu ada batasnya sebelum anda mulai mengalami sakit sendi dan otot. Untungnya tubuh anda juga mengubah energi menjadi panas di setiap waktu. Ini yang disebut thermogenesis. Dan penelitian yang telah dipublikasikan oleh Journal of American College of Nutrition di tahun 2002, menunjukkan bahwa peningkatan asupan protein akan meningkatkan thermogenesis tubuh hingga 100% dibanding dengan konsumsi karbohidrat dengan jumlah kalori yang sama.

4. Mencegah Penyusutan Otot Selama Diet

Orang yang mengurangi jumlah asupan makanan cenderung mengalami penyusutan otot seiring dengan pengurangan lemak tubuh mereka. Semakin banyak penyusutan otot yang anda alami, semakin anda merasa letih dan lemas. Untungnya para peneliti dari McMaster University telah menemukan bahwa biarpun total asupannya dikurangi, asalkan kandungan proteinnya tinggi, maka resiko penyusutan otot orang tersebut akan sangat berkurang. Dalam penelitian tersebut para relawan mengkonsumsi 2.4 gram protein per kg berat badan. Dengan ini anda bisa mengurangi berat badan tanpa menyusuti otot anda.

5. Mengurangi Lemak di Perut

Tentu saja ketika kita mendiskusikan tentang pengurangan lemak badan, yang paling penting itu lemak disekitar pinggang, baik untuk alasan kesehatan maupun penampilan. Untungnya para ilmuan dari Skidmore College, USA telah membuktikan bahwa konsumsi protein yang tinggi itu bisa membantu pengurangan berat, khususnya di sekitar pinggang. Ini terjadi baik pada masa defisit kalori (keluar>masuk) maupun pada masa penyetaraan kalori (keluar = masuk)

Kesimpulan

Peningkatan persentase konsumsi protein telah terbukti dapat membantu pengurangan berat badan. Kelebihan protein yang ada di tubuh setiap hari akan diurai di lever dan ginjal. Namun konsumsi air yang memadai juga penting untuk memastikan ginjal anda selalu dalam kondisi optimal.

1 thought on “5 Alasan mengapa Protein itu Penting untuk Diet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *